We Kill Our Dream More Often Than Rejection
Tanpa disadari kita lebih sering membunuh impian kita, tanpa memberi kesempatan untuk memikirkan sedikitpun

kita langsung menguburkannya dan berkata “tidak mungkin”. Sedangkan dilain kasus kita hanya menolaknya setelah mempertimbangkan penjelasan yang kita dapat.

Internet

Hal ini sering terjadi karena kita tidak mengenal potensi kita yang sebenarnya. Kita hanya mau mendengar yang kita ingin dengar, melihat yang kita ingin lihat, dan akhirnya kita tidak pernah mencapai apa yang ingin kita capai.

Kita butuh berkolaborasi dengan partner yang berani menyampaikan fakta daripada asumsi, yang mendorong kita maju karena peduli, yang dapat melihat keadaan dari sisi yang berbeda, karena penglihatan kita cenderung terbatas (blank spot). Anda butuh kolaborasi?

YOUR REACTION?

Facebook Conversations